Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka

Sukadiri (PMDH Online) –

Langkah nyata mulai dipersiapkan Pondok Modern Daarul Hikmah untuk mempersiapkan diri dalam menyambut pemberlakuan Kurikulum Merdeka. Sebagai Langkah awal adalah pengadaan workshop Implementasi Kurikulum Merdeka untuk seluruh guru PMDH pada sabtu (19/08/2023), di Ruang Auditorium Lantai II.

Narasumber utama Idris, S.Ag, M.Pd memberikan materi tentang Implementasi Kurikulum Merdeka, Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan, Pembelajaran Berdiferensiasi dan Asesmen. Saat mengenalkan Kurikulum Merdeka, narsum menyebutkan beberapa keunggulan Kurikulum Merdeka. “Kurikulum Merdeka memiliki beberapa keunggulan; lebih sederhana dan mendalam, lebih merdeka, serta lebih relevan dan interaktif.”

Foto Bersama Peserta dan Narasumber IKM [19/08/2023]
Lebih lanjut, narsum yang juga Pengawas MTs ini memahamkan kepada para peserta bagaimana caranya melakukan pembelajaran berdiferensiasi. “Tomlinson dalam bukunya How to Differentiate Instruction in Mixed Ability Classroom menyampaikan bahwa kita dapat mengkategorikan kebutuhan belajar murid, paling tidak berdasarkan tiga aspek; kesiapan belajar (readiness) murid, minat murid, dan profil belajar murid,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala MTs, Gus Deli berharap para guru mampu memahami konsep Kurikulum Merdeka. “Kami berharap dengan adanya workshop ini, para guru mampu memahami konsep Kurikulum Merdeka dan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Rahmatan Lil ‘Alamin (P5RL) serta mampu mengimplementasikan Kurikulum Merdeka pada Tahun Pelajaran 2023/2024,” tandas Kamad.

Di akhir sesi, Ummu Salamah selaku panitia mengenalkan aplikasi Merdeka Mengajar kepada para peserta. “Untuk mempelajari Kurikulum Merdeka secara mandiri, Bapak Ibu bisa mendownload aplikasi Merdeka Mengajar di Playstore atau mengunjungi website www.guru.kemdikbud.go.id dan log in menggunakan akun madrasah.kemenag.go.id yang telah dibuatkan oleh KSKK,” tuturnya. (uj)