PORSENI PMDH

Wardah (PMDH Online) – Dalam rangka Mengisi Hari jeda setelah melaksanakan rentetan ujian (ujian tahfidz, ujian lisan dan ujian tulis) dan menjelang pembagian raport Semester Genap, PMDH mengadakan PORSENI yang digelar di dua lapangan utama pada tanggal 19-22 Juni 2024.

Dewan Asatidz PMDH menghadiri Acara Pembukaan PORSENI 2024

Lapangan Al-Kawakib akan diisi berbagai kreasi seni dan olahraga dikuasai santri putri, sedangkan lapangan Al-Hilal yang lapangannya lebih luas, sudah diplot untuk santri putra. Acara ini merupakan acara yang ditunggu-tunggu oleh semua santri.

Sebanyak 370 peserta Santri Putri dan 340 peserta Santri Putra Kontingen Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) PMDH dilepas secara resmi oleh Wakil Direktur KMI, Jamal Fauzi.

Semua peserta kontingen ini akan mengikuti 8 cabang olahraga dan 7 cabang seni yang akan dipertandingkan diantaranya : Futsal, Sepak takraw, Bola volly, Tenis meja, Tenis lapangan, Bulu tangkis, Catur, Senam, Lomba Nyanyi Solo, Tari tunggal, MTQ, Lomba Kreatifitas guru, dan Senam .

Wakil Direktur dalam sambutannya mengajak kepada seluruh kontingen agar sungguh-sungguh dalam mengikuti kegiatan dan menjunjung sportifitas selama Porseni berlangsung.

“Porseni ini merupakan ajang silaturrahmi antar kelas antar gedung, untuk itu kita harus perlihatkan bahwa PMDH yang terbaik. Mari kita tunjukkan bahwa prioritas kita bukan untuk mengejar juara semata-mata, tetapi untuk mengetahui potensi yang dimiliki.”, ujarnya.

Terakhir Ust Jamal berharap “Siapa tahu diantara kalian ada atlet terbaik yang akan dikirim dalam porseni tingkat kabupaten, atau propinsi seperti tahun-tahun kemarin.”. Pungkasnya.

Ditambahkannya bahwa panitia pelaksana pada kegiatan Porseni ini dilaksanakan oleh seluruh pengurus OSDA dan dibantu oleh para musrif.

“Untuk itu, kami mengucapkan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para penngurus dan ucapan terima kasih kepada para musrif yangn telah menyelenggarakan kegiatan bergengsi ini.”, tambahnya.(UJ).

Dalam Perintah Ada Hadiah, Sebelum Hadiah Ada Ujian

Oleh : Jamal Fauzi

[PMDH Online] Syariat atau ajaran Islam berisi tentang perintah dan larangan sebagai bentuk ujian ketaatan kita sebagai hamba Allah.
Allah yang maha bijaksana menyediakan hadiah bagi orang yang mengikuti perintah dan menjauhi larangan tersebut.

Itulah perintah Allah yang diturunkan-Nya kepadamu, dan barangsiapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan menghapus kesalahan-kesalahannya dan akan melipat gandakan pahala baginya.” At Talaq ayat 5.

Dalam setiap perintah Allah ada ujian sehingga barang siapa mampu menjalankan perintah dan kuat dalam ujian akan mendapatkan hadiah berlipat ganda, namun kebanyakan dari kita gagal dalam menjalankan perintah tersebut atau bahkan tidak berminat untuk menjalankannya. Tak sedikit yg menjalankan, namun gagal dalam menghadapi ujiannya.

Allah perintahkan kita menyantuni anak yatim, namun banyak anak yatim yang agak bandel hingga membuat kita kesal. Allah perintahkan kita bersedekah kepada orang kurang mampu, namun terkadang sikap yang akan disantuni tak berbudi.

Allah perintahkan taat kepada pemimpin, namun Allah buka kekurangan para pemimpin hingga kita serasa enggan untuk taat. Allah perintahkan menghormati ulama, ustadz, kyai, namun Allah tunjukan khilaf mereka hingga kita mengabaikan nasehatnya.

Allah perintahkan banyak ibadah dan berdoa, namun di pertontonkan dihadapan kita yang taat hidup kekurangan yang fasik bergelimang harta, hingga kita ragu untuk berdoa dan taat kepada-Nya.
Maha suci Allah yang di tangan-Nyalah segala kerajaan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu, yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun”. (QS. Al Mulk: 1-2)

Padaha itu semua adalah ujian, sebagaimana Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَلَوْ  بَسَطَ  اللّٰهُ  الرِّزْقَ  لِعِبَا دِهٖ  لَبَغَوْا  فِى  الْاَ رْضِ  وَلٰكِنْ  يُّنَزِّلُ  بِقَدَرٍ  مَّا  يَشَآءُ  ۗ اِنَّهٗ  بِعِبَا دِهٖ  خَبِيْرٌۢ  بَصِيْرٌ

“Dan sekiranya Allah melapangkan rezeki kepada hamba-hamba-Nya niscaya mereka akan berbuat melampaui batas di bumi, tetapi Dia menurunkan dengan ukuran yang Dia kehendaki. Sungguh, Dia Maha Mengetahui terhadap (keadaan) hamba-hamba-Nya, Maha Melihat.”
(QS. Asy-Syura 42: Ayat 27)

Demikianlah keagungan Allah, dalam memberi perintah disertai ujian dan godaan, namun barang siapa bisa menghadapi ujian tersebut maka Allah berikan hadiah berupa pahala yang berlipat.

Karena itu wahai sahabatku, fokuslah dengan perintahnya, jangan terjerumus dengan godaannya, urusan kita dengan Allah bukan dengan siapapun yang menjadi obyek dalam perintah tersebut. Ini akan melatih kita menjadi khusu’ dalam beribadah kepada Allah.

Apabila Allah mencintai suatu kaum, Dia akan menguji mereka. Barangsiapa yang rela, maka baginya ridha-Nya, dan barang siapa yang benci, maka ia akan mendapatkan kebencian-Nya,” (HR. At Tirmidzi).

Semoga kita semua menjadi orang yang lebih taat kepada Allah dan lebih manfaat kepada manusia, aamiin. (AAA-UJ)

Ujian Syafahi, Unik Dan Menegangkan Bagi Santri

PMDH Onlien–Pelaksanaan Ujian Syafahi (lisan) Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2023/2024 berlangsung dengan lancar dan tertib selama kurang lebih satu pekan. Santri telah berhasil menyelesaikan Ujian Syafahi dengan baik. Ini merupakan hasil dari kerja keras santri dan pengawasan yang ketat dari para pengajar Pondok Modern Daarul Hikmah.

Ujian merupakan bagian penting dalam proses belajar-mengajar dan menentukan kualitas hasil pendidikan santri. Konsep Ujian Syafahi memastikan bahwa santri memahami dan memiliki kemampuan dalam bidang ilmu yang diajarkan.

Sebagai hasil dari pelaksanaan Ujian yang berjalan dengan lancar dan tertib, santri dapat memperoleh evaluasi yang akurat dan objektif dari hasil belajar mereka. Ini akan membantu santri untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan mereka dalam belajar dan membantu mereka untuk memperbaiki diri dalam proses belajar selanjutnya.

Pelaksanaan Ujian Syafahi adalah tanda bahwa PMDH memiliki sistem pendidikan yang baik dan memastikan bahwa santri memperoleh hasil pendidikan yang berkualitas. Inisiatif ini dapat terus berlanjut dan membantu lebih banyak santri dalam memperoleh pendidikan yang baik.

Ujian Syafahi (lisan) adalah salah satu jenis ujian yang sangat unik dan memiliki tingkat kesulitan yang cukup tinggi. Karena ujian ini santri diharuskan menjawab pertanyaan secara langsung melalui “Interview”  dan tidak memperbolehkan nyontek. Ini membuat ujian ini menjadi sangat menegangkan bagi santri yang mengikutinya.

Ujian Syafahi sangat menuntut persiapan yang penuh dari santri. Mereka harus memastikan bahwa mereka harus memahami materi yang telah diajarkan selama satu semester dan bisa menjawab pertanyaan dengan lancar dan benar. Jika santri tidak mempersiapkan diri dengan baik, mereka akan kesulitan menjawab pertanyaan dan akan sangat sulit untuk mencapai hasil yang baik.

Dulu Ujian syafahi di Pondok Modern Daarul Hikmah terdiri dari tiga kelompok materi, yaitu Bahasa Arab, Fikih dan Bahasa Inggris. Namun di tahun pelajaran 2023/2024 ini ditambah dengan kelompok Tahfiz.

Sehingga santri akan diketahui seberapa jauh perkembangan pembelajaran pada empat materi tersebut setelah menyelesaikan pembelajaran satu semester.

Setelah menyelesaikan ujian syafahi selama kurang lebih satu pekan, selanjutnya para santri akan menghadapi ujian Tahriri (tulis). Ujian tulis ini sama dengan ujian tulis pada umumnya, namun mata pelajaran yang akan diujikan bukan hanya pelajaran umum saja, melainkan pelajaran kitabpun akan diujikan.  sampai berita ini diturunkan, pelaksanaan ujian tulis masih berlanjut. [uj]