Kisah Pemabuk dan Syekh

Syekh

Suatu ketika Syekh Abdul Qodir al-Jaelani seorang Wali,bersama para muridnya sedang melakukan perjalanan . Di tengah perjalanan, Syekh Abdul Qodir al-Jaelani bertemu dengan salah seorang pemabuk yang sedang mabuk berat.

Tak diduga, pemabuk tersebut menghentikan perjalanan rombongan Syekh Abdul Qodir al-Jaelani, ia lalu mengutarakan tiga pertanyaan yang membuat Syekh Abdul Qodir al-Jaelani sendiri pun kaget.

Wahai Syekh, apakah Allah mampu mengubah pemabuk sepertiku menjadi ahli taat?” tanya si Pemabuk.

Tentu mampu, Allah Mahakuasa.” ujar Syekh Abdul Qadir al-Jalani menjawab.

Kemudian si pemabuk bertanya lagi, “Apakah Allah mampu mengubah ahli maksiat sepertiku menjadi ahli taat setingkat dirimu?”

Dengan penuh kasih sayang Syekh Abdul Qadir al-Jaelani menjawabnya, “Sangat Mampu, Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.”

Si pemabuk bertanya kembali, “Apakah Allah mampu mengubah dirimu menjadi ahli maksiat sepertiku?”

Mendengar pertanyaan ketiga, seketika itu Syekh Abdul Qadir al-Jaelani menangis tersungkur dan bersujud kepada Allah.

Murid-murid Syekh Abdul Qadir al-Jaelani pun penasaran dan kebingungan. Lalu mereka memberanikan diri untuk bertanya, “Wahai Tuan Syech, apa gerangan yang membuatmu menangis?”

Kemudian Syech Abdul Qadir al-Jaelani menjawab pertanyaan muridnya dengan penuh perhatian dan hati tergetar, “Betul sekali si pemabuk itu. Pertanyaan terakhir yang menyebabkanku menangis karena takut kepada Allah. Kapan saja Allah mampu mengubah nasib seseorang termasuk diriku. Siapa yang bisa menjamin diriku bernasib baik, meninggal dalam keadaan husnul khotimah. Pertanyaan itu pula yang mendorongku untuk bersujud dan berdoa kepada Allah agar tidak menjadikanku merasa aman terhadap rencana Allah. Semoga Allah memelihara kesehatanku dan menutupi aibku.

Mengingatkan kita agar tidak mudah merasa aman dengan amal yang kita miliki, tidak merasa punya ilmu yang kita miliki, karena Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu yang Ia kehendaki termasuk mengubah seseorang kapanpun dan di mana pun Ia berkehendak.

Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku pada agama-Mu.”

Inilah kisah pertemuan Syekh Abdul Qadir jaelani dengan seorang pemabuk, sekelas beliau saja sangat khawatir dengan dirinya dan tidak pernah bangga dengan maqam kewaliannya. Bagaimana dengan kita yang belum jelas kedudukannya di sisi Allah?

Wallahu a’lam.

Pendaftaran Santri Baru

PMDH-Pekayon — Ahad (1/1/2024) di ruang meeting rooom gedung al-mabadi lantai I, Pimpinan Pondok Modern Daarul Hikmah dan beberapa dewan manajemen mengadakan rapat istimewa tentang pembukaan pendaftaran santri baru.
Dalam rapat tersebut disepakati beberapa point penting terkait PSB atau PPDB tahun pelajaran 2024/2024, diantaraanya terkait kuota santri baru, penempatan santri intensif, serta pembiayaan yang mengalami penyesuaian.
Kapten Tim PSB tahun ini di komandoi oleh ust Ilyas Syuhada, dibantu oleh cocampten Ustzah Riska Amalia. Panitia meminta seluruh civitas akademisi Pondok Modern Daarul Hikmah untuk ikut serta mensukseskan PSB tahun pelajaran 2024/2025 ini dengan cara menginformasian kepada saudara, rekan, sahabat atau tetangga yang membutuhkan informasi ini. Untuk lebih jelasnya Informasi terkait Pendaftaran Santri Baru, bisa dilihat pada link berikut :

Link pendaftaran:
https://psb.daarulhikmah.or.id/register

Youtube

CP:
085819859968 (Ust. Ilyas)
085814920662 (Ustz. Riska)

PEMBUKAAN KEGIATAN LMT ( Leadership and Management Training) 2024

PMDH (Sukadiri)–
Senin, 25 Desember 2023 Pondok Modern Daarul Hikmah mengadakan kegiatan LMT (Leadership and Management Training), LMT adalah kegiatan rutin tahunan yang diadakan oleh Pondok Modern Daarul Hikmah.

Pimpinan Pondok, KH.Taufik Munir, Lc membuka secara simbolik kegiatan LMT dengan penuh khidmat walau sesekali dibarengi dengan lelucon ala santri, membuat gelak tawa peserta calon pemimpin masa depan ini.

Kegiatan ini merupakan pelatihan dasar kepemimpinan, pengorganisasian dan perencanaan program kerja serta evaluasi kegiatan yang bertujuan untuk mempersiapkan calon pengurus OSDA (Organisasi Santri Pondok Modern Daarul Hikmah) dan Koordinator Gerakan Pramuka baru.
Kegiatan ini berlangsung satu pekan penuh dari senin (25/12/2023) hingga sabtu (30/12/2023) yang diikuti oleh 55 peserta dari kelas 5 KMI.

Jargon yang di usung pada LMT tahun 2023 ini adalah “Wise Leadership For Wise Life” arti bebasnya adalah menjadi pemimpin yang bijaksana untuk hidup yang lebih baik. Sedangkan temanya adalah “MENJADI PEMIMPIN YANG BERINTEGRITAS, BERBAKTI UNTUK UMMAT”.

Sebelum patah sudah tumbuh, sebelum hilang sudah berganti. Good Luck! [ilys]

PRAKTEK SEMBELIH AYAM SESUAI SYARIAT ISLAM

PMDH (pekayon)— Sabtu (23/12/2023) Santri kelas 6 KMI Pondok Modern Daarul Hikmah melaksanakan kegiatan praktek penyembelihan hewan. Praktek penyembelihan hewan dilakukan ketika seluruh santri sedang berlibur dan hanya menyisakan sebagian Asatizh dan kelas 6.

Sembelih
Ujian Praktek Penyembelihan

Praktik ini bertujuan agar santri mengetahui tata cara penyembelihan yang benar di dalam ajaran agama Islam. Pengetahuan tentang penyembelihan hewan sangat berguna terutama untuk melaksanakan ibadah qurban yang merupakan sunnah muakkad yaitu dianjurkan apabila memiliki kemampuan finansial. Kegiatan praktek penyembelihan hewan ini diajarkan kepada semua santri kelas 6 KMI, setiap 1 orang memotong 1 ekor ayam.

Selanjutnya ayam yang menjadi bahan praktek yang telah disembelih kemudian diolah di dapur pesantren (bakar-bakar) untuk kemudian dibagikan kepada santri yang telah melakukan praktek. “Maakan besar kita malam ini!” teriak ust Ilyas salah satu pembimbing ujian Nihai kelas 6 KMI.

Perlu diketahui bahwa kegiatan ini menjadi kegiatan terakhir Niha’i Santri kelas 6 KMI selama satu minggu di liburan tengah Semester Ganjil 2023-2024 , selama satu minggu tersebut mereka (Santri kelas 6 KMI) telah melakukan berbagai kegiatan seperti Pembekalan & praktek manasik haji & umroh, Tajhizul Janaiz, pembekalan KTI & praktek membaca kitab kuning.

Niha’i masih menyisahkan banyak kegiatan yang akan dilanjut pada Januari 2024, seperti amaliyah tadris, hafalan qur’an dan lain². Good Luck untuk seluruh santri kelas 6 KMI. [ilys]

Khutbah Jumat Terbaru Desember 2023 Tema Membangun Rumah Di Surga Dengan Menjalankan 3 Amalan di Dunia Ini

الْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، وَبِهِ نَسْتَعِيْنُ عَلَى أُمُوْرِ الدُّنْيَا وَالدِّيْنِ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ اْلأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ، نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَى اٰلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَالتَّابِعِيْنَ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلىَ يَوْمِ الدِّيْنِ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ الْمَلِكُ الْحَقُّ اْلمُبِيْن. وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَـمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ صَادِقُ الْوَعْدِ اْلأَمِيْن. أَمَّا بَعْدُ فَيَا أَيُّهَا الْحَاضِرُوْنَ. اِتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوْتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ. فَقَالَ اللهُ تَعَالَى; يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ اِنَّا خَلَقْنٰكُمْ مِّنْ ذَكَرٍ وَّاُنْثٰى وَجَعَلْنٰكُمْ شُعُوْبًا وَّقَبَاۤىِٕلَ لِتَعَارَفُوْا ۚ اِنَّ اَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللّٰهِ اَتْقٰىكُمْ ۗاِنَّ اللّٰهَ عَلِيْمٌ خَبِيْرٌ

Hadirin Sidang JUmat yang Mulia

Puji dan syukur pada Allah Swt, yang telah memberikan kita kesempatan dan kesehatan, sehingga bisa melaksanakan shalat Jumat berjamaah. Shalawat dan salam pada Rasulullah SAW, yang akan mengantarkan kita pada syafaat kelak. Selanjutnya, kita dianjurkan untuk bertakwa kepada Allah. Pasalnya, hanya takwa dan iman yang menyelamatkan manusia di dunia dan akhirat kelak.

Hadirin Yang di Rahmati Allah

Surga adalah tempat yang dijanjikan Allah kepada hamba-hamba-Nya yang beriman dan bertakwa. Surga adalah tempat yang penuh dengan kenikmatan dan kebahagiaan. Di surga, manusia akan mendapatkan segala yang diinginkannya.

Salah satu kenikmatan yang akan didapatkan di surga adalah rumah yang indah. Rumah di surga tidak seperti rumah di dunia. Rumah di surga terbuat dari emas dan permata. Rumah di surga juga sangat luas dan indah. Yang disediakan bagi orang yang melakukan amal kebaikan.

Allah telah menjanjikan kepada hamba-hamba-Nya yang beriman dan bertakwa bahwa mereka akan mendapatkan rumah di surga. Terdapat banyak sekali amalan yang akan dibalas Allah dengan mendapatkan tempat tinggal di surga bagi orang yang melaksanakannya.

Pertama, membangun masjid di dunia. Dalam sebuah hadits Rasulullah menyebutkan bahwa membangun masjid adalah amal ibadah yang sangat mulia dan agung. Allah Ta’ala akan membalas kebaikan tersebut dengan pahala yang besar, yaitu membangunkan rumah di surga bagi orang yang membangun masjid. Rasulullah Saw bersabda:

مَنْ بَنَى مَسْجِدًا لِلَّهِ كَمَفْحَصِ قَطَاةٍ أَوْ أَصْغَرَ بَنَى اللَّهُ لَهُ بَيْتًا فِى الْجَنَّةِ

Artinya: “Siapa saja yang membangun masjid karena Allah, meskipun hanya sebesar sarang burung pipit atau lebih kecil, maka Allah akan membangunkan baginya sebuah rumah di surga.”

Hadirin Pendengar Khutbah Jumat yang Mulia

Hadits ini menunjukkan bahwa membangun masjid merupakan amal saleh yang sangat dianjurkan dalam Islam. Bahkan, Allah swt menjanjikan bagi orang yang membangun masjid, meskipun hanya sebesar sarang burung pipit, akan mendapatkan sebuah rumah di surga.

Pada sisi lain, dari hadits shahih yang bersumber dari riwayat Imam Bukhari dan Muslim, menyebutkan bahwa membangun masjid termasuk amal jariyah yang pahalanya akan mengalir hingga nanti. Pun membangun masjid adalah perbuatan yang sangat mulia dan dianjurkan oleh Islam.

Membangun masjid merupakan salah satu bentuk ibadah kepada Allah Swt, dan juga merupakan amal jariyah yang akan terus mengalir pahalanya hingga hari kiamat.

مَنْ بَنَى مَسْجِدًا لِلَّهِ بَنَى اللَّهُ لَهُ فِى الْجَنَّةِ مِثْلَهُ

Artinya:

“Siapa yang membangun masjid karena Allah, maka Allah akan membangun baginya semisal itu di surga.” (HR Bukhari dan Muslim). Ibnu Hajar dalam kitab Fathul Bari Syarah Shahih al-Bukhari, Jilid 1 halaman 644 menjelaskan, membangun masjid yang akan dibalas dengan rumah di surga, maksudnya tidak hanya berarti membangun fisik [bangunan] saja , tetapi juga termasuk membangun masjid adalah memakmurkan masjid tersebut.

Makmurkan masjid artinya menghidupkan masjid dengan berbagai kegiatan ibadah dan keagamaan, sehingga masjid menjadi pusat kegiatan umat Islam di lingkungannya. Ibnu Hajar berkata;

يَحْتَمِلُ أَنْ يُرَادَ بِهَا مَوَاضِعَ السُّجُودِ، وَيَحْتَمِلُ أَنْ يُرَادَ بِهَا الْأَمَاكِنَ الْمُتَّخَذَةَ لِإِقَامَةِ الصَّلَاةِ، وَعَلَى الثَّانِي يَحْتَمِلُ أَنْ يُرَادَ بِعِمَارَتِهَا بِنْيَانُهَا، وَيَحْتَمِلُ أَنْ يُرَادَ بِهَا الْإِقَامَةُ لِذِكْرِ اللَّهِ فِيهَا

Artinya: “Bisa jadi yang dimaksud dengan ‘masjid’ adalah tempat-tempat sujud, dan mungkin yang dimaksud adalah tempat-tempat yang dijadikan untuk mendirikan shalat. Dan pada pendapat kedua, mungkin yang dimaksud dengan memakmurkan bangunnya, dan mungkin juga yang dimaksud adalah menetap di dalamnya untuk mengingat [berdzikir] Allah.”

Hadirin Pendengar Khutbah Jumat yang Mulia

Kedua, orang beriman akan mendapatkan bangunan Rumah di surga dari Allah. Salah satu kenikmatan yang akan didapatkan oleh orang-orang beriman di surga adalah sebuah rumah yang dibangun oleh Allah Swt. Surga adalah tempat yang penuh dengan kenikmatan dan kebahagiaan, yang tidak pernah bisa dibayangkan oleh manusia di dunia. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW;

أَنَا زَعِيمٌ وَالزَّعِيمُ الْحَمِيلُ لِمَنْ آمَنَ بِي وَأَسْلَمَ وَهَاجَرَ بِبَيْتٍ فِي رَبَضِ الْجَنَّةِ وَبِبَيْتٍ فِي وَسَطِ الْجَنَّةِ وَأَنَا زَعِيمٌ لِمَنْ آمَنَ بِي وَأَسْلَمَ وَجَاهَدَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ بِبَيْتٍ فِي رَبَضِ الْجَنَّةِ وَبِبَيْتٍ فِي وَسَطِ الْجَنَّةِ وَبِبَيْتٍ فِي أَعْلَى غُرَفِ الْجَنَّةِ مَنْ فَعَلَ ذَلِكَ فَلَمْ يَدَعْ لِلْخَيْرِ مَطْلَبًا وَلَا مِنْ الشَّرِّ مَهْرَبًا يَمُوتُ حَيْثُ شَاءَ أَنْ يَمُوتَ

Artinya: “Aku adalah pemimpin dan pelindung bagi siapa saja yang beriman kepadaku, berserah diri kepadaku, dan berhijrah. Aku akan memberinya rumah di pinggir surga dan rumah di tengah surga. Aku juga adalah pemimpin bagi siapa saja yang beriman kepadaku, berserah diri kepadaku, dan berjihad di jalan Allah.

Aku akan memberinya rumah di pinggir surga, rumah di tengah surga, dan rumah di kamar tertinggi surga. Barang siapa yang melakukan hal itu, maka dia telah memenuhi segala tuntutan kebaikan dan tidak ada tempat untuk kejahatan baginya.

Dia akan mati di mana pun Allah kehendaki untuk meninggal dunia.” [HR. Nasai] Hadirin Pendengar Khutbah Jumat yang Mulia Sementara dalam Q.S an-Nisa [4] ayat 122, Allah menjanjikan surga akan diberikan kepada orang-orang beriman dan mengerjakan amal saleh.

Orang-orang beriman adalah orang-orang yang meyakini keberadaan Allah SWT, para malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, para rasul-Nya, hari akhir, dan qadar baik dan buruk. Sedangkan amal saleh adalah segala perbuatan yang diridhai oleh Allah Swt, baik berupa perkataan maupun perbuatan. Allah berfirman;

وَالَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ سَنُدْخِلُهُمْ جَنّٰتٍ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَنْهٰرُ خٰلِدِيْنَ فِيْهَآ اَبَدًاۗ وَعْدَ اللّٰهِ حَقًّا ۗوَمَنْ اَصْدَقُ مِنَ اللّٰهِ قِيْلًا

Artinya: “Orang-orang yang beriman dan beramal saleh akan Kami masukkan ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Janji Allah itu benar. Siapakah yang lebih benar perkataannya daripada Allah?”

Hadirin Pendengar Khutbah Jumat yang Mulia

Menurut Abu Muhammad al-Baghawi, dalam kitab Tafsir Ma’alim Tanzil fi Tafsir, Jilid 1 [Beirut; Dar Ihya at Turats al-Arabi, 1420 H], halaman 704, kelak orang yang beriman dan beramal saleh akan disediakan rumah dan tempat tinggal di surga. Bangunan Rumah dan tempat tinggal itu kekal selama-lamanya baginya.

مِنْ تَحْتِ الْغُرَفِ وَالْمَسَاكِنِ، خالِدِينَ فِيها أَبَداً وَعْدَ اللَّهِ حَقًّا وَمَنْ أَصْدَقُ مِنَ اللَّهِ قِيلًا

Artinya: “Dari bawah kamar dan tempat tinggal kekal di dalamnya selama-lamanya kekal di dalamnya selama-lamanya janji Allah itu benar dan siapakah yang lebih benar perkataannya daripada Allah?” Hadirin Pendengar Khutbah Jumat yang Mulia Ketiga, memiliki akhlak mulia. Sejatinya, beriman dan bertakwa kepada Allah Swt merupakan landasan utama bagi seorang muslim.

Namun, untuk meraih kemuliaan di sisi Allah dan mendapatkan ganjaran surga, ada satu aspek penting yang tidak boleh diabaikan, yaitu berakhlak mulia. Salah satu keutamaan berakhlak mulia adalah mendapatkan ganjaran berupa bangunan rumah di surga. Hal ini disebutkan dalam sebuah hadits riwayat Abu Daud, Rasulullah bersabda:

أَنَا زَعِيمٌ بِبَيْتٍ فِى رَبَضِ الْجَنَّةِ لِمَنْ تَرَكَ الْمِرَاءَ وَإِنْ كَانَ مُحِقًّا وَبِبَيْتٍ فِى وَسَطِ الْجَنَّةِ لِمَنْ تَرَكَ الْكَذِبَ وَإِنْ كَانَ مَازِحًا وَبِبَيْتٍ فِى أَعْلَى الْجَنَّةِ لِمَنْ حَسَّنَ خُلُقَهُ

Artinya: “Aku menjamin sebuah rumah di pinggir surga bagi orang yang meninggalkan perdebatan, meskipun dia benar. Aku menjamin sebuah rumah di tengah surga bagi orang yang meninggalkan kebohongan, meskipun dia bercanda. Aku menjamin sebuah rumah di surga yang paling tinggi bagi orang yang bagus akhlaknya.”

Hadits ini menegaskan bahwa akhlak mulia merupakan salah satu amal saleh yang sangat bernilai di sisi Allah Swt. Bahkan, pahala yang diberikan berupa bangunan rumah yang indah dan megah di surga, tempat penuh kenikmatan dan kebahagiaan abadi. Demikian 3 amalan yang dapat kita lakukan untuk mendapatkan rumah di surga. Semoga Allah Swt memberikan kemudahan kepada kita untuk mengamalkannya.

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِيْ الْقُرْآنِ الْكَرِيْمِ وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الذِّكْرِ الْحَكِيْمِ وَتَقَبَّلَ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ تِلَاوَتَهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ، فَاعْتَبِرُوْا يَآ أُوْلِى اْلأَلْبَابِ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ.

!Khutbah II

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي هَدَانَا لِهَذَا وَمَا كُنَّا لِنَهْتَدِيَ لَوْلَا أَنْ هَدَانَا اللَّهُ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّااللهُ وَحْدَهُ لَاشَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنْ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ لَانَبِيَّ بَعْدَهُ. اللهم صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ المُجَاهِدِيْنَ الطَّاهِرِيْنَ أَمَّا بَعْدُ، فَيَا آيُّهَا الحَاضِرُوْنَ، أُوْصِيْكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللهِ وَطَاعَتِهِ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ. يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ، وَتَزَوَّدُوا فَإِنَّ خَيْرَ الزَّادِ التَّقْوَى. فَقَدْ قَالَ اللهُ تَعَالَى فِي كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ، بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ: (وَالْعَصْرِ. إِنَّ الْإِنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ. إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْر(ِ. إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا. اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيمَ، وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيمَ، فِى الْعَالَمِينَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ. اَللّٰهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا الْغَلَاءَ وَالْوَبَاءَ وَالطَّاعُوْنَ وَالْاَمْرَاضَ وَالْفِتَنَ مَا لَا يَدْفَعُهُ غَيْرُكَ عَنْ بَلَدِنَا هٰذَا اِنْدُوْنِيْسِيَّا خَاصَّةً وَعَنْ سَائِرِ بِلَادِ الْمُسْلِمِيْنَ عَامَّةً يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ. رَبَّنَا اٰتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَ فِي الْاٰخِرَةِ حَسَنَةً وَ قِنَا عَذَابَ النَّارِ عِبَادَ اللهِ اِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْاِحْسَانِ وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ. يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ. فَاذْكُرُوا اللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ. وَ اشْكُرُوْهُ عَلٰى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ. وَلَذِكْرُ اللهِ اَكْبَرُ

Sumber: NU Online/ Zainuddin Lubis, Pegiat kajian keislaman, tinggal di Ciputat

PRAKTEK MANASIK HAJI DAN UMROH SANTRI KELAS 6 KMI

Umroh

PMDH Online

Keceriaan tersirat di wajah santri kelas 6 walau tidak bisa liburan semester ganjil seperti yang lain. Mereka terlihat asik mengikuti kegiatan manasik yang dipandu oleh ust. Ilyas yang bertugas membimbing santri putra dan Bunda Pipit serta ustzah Riska pembimbing santri putri.

Praktek
Santri PMDH 

Sebanyak 84 Santri kelas 6 KMI Pondok Modern Daarul Hikmah mengikuti kegiatan latihan manasik haji di Almahmudah Manasik Training Center (AMTC) Serpong, kamis (21/12/2023). Kegiatan ini dimaksudkan sebagai pembelajaran sekaligus menjadi edukasi bagi Santri keelas 6.

Di sini Santri kita kenalkan dengan rukun islam yang kelima supaya mereka mengenal dan mampu mengenalinya,

Santri kelas 6 menggunakan pakaian layaknya jamaah haji di Mekkah serta mengikuti tahapan-tahapan dalam pelaksanaan ibadah haji. Santri kelas 6 tersebut begitu antusias mengikuti latihan manasik haji yang dipandu secara langsung oleh tim pelatihan manasik Almahmudah Manasik Training Center (AMTC)

Beberapa tahapan yang dilaksanakan oleh santri kellas 6 diantaranya tawaf (mengelilingi a’bah seabnyak tujuh kali, Red), kemudian melaksanakan sa’I (berlari-lari kecil bolak-balik 7 kali dari Bukit Shafa ke Bukit Marwah dan sebaliknya) dan melontar atau melempar umrah.

Dengan adanya pelatihan manasik haji ini, kami berharap santri kelas 6 bisa lebih mudah dalam mengenal dan memahami bagaimana pelaksanaan ibadah haji. Selain itu, santri kelas 6 juga diatanamkan pengetahuan sejak dini sehingga mereka memiliki semangat serta cita-cita untuk melaksanakan ibadah haji ke tanah suci.

Mudah-mudahan pengenalan ibadah haji ini lebih menjadikan mereka paham betul bahwa rukun islam memang harus diterapkan. semoga seluruh santri kelas 6 KMI ditakdirkan oleh Allah untuk berangkat ke tanah suci aamiin.. (Ilys)

Monev BOSDA 2023 SMA Gugus 6 Kab. Tangerang

PMDH (Pekayon) — Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) adalah anggaran yang digelontorkan pemerintah daerah untuk lembaga pendidikan di seluruh daerah tingkat I propinsi Banten. Dengan diterimanya BOSDA tahun 2023 bagi Sekolah Menengah Atas di wilayah Propinsi Banten, Kepala Bidang Pendidikan Drs. Bayuni, M.Pd, meminta dengan sangat kepada Kepala Sekolah memperhatikan pengeluaran yang sesuai dengan SOP yang telah ditentukan.

“Sekecil apapun yang dibelanjakan harus dipertanggujawabkan dengan membuat laporan yang jelas” pungkas kabid pada pembukaan monev di gugus 6. “Jangan pula laporan ini menjadi alasan menghambat keberlangsungan proses pembelajaran.,malah sebaliknya, harus lebih ditingkatkan karena adanya bantuan dari pemerintah.”  Lanjutnya.

Jamal
Kepala Sekolah, Jamal Fauzi (kanan) bersama Kabid, Drs. Moh. Bayuni setelah menandatangani dokumen monev

Pada kesempatan monev tersebut, turut hadir ketua gugus 6 Rasuki, S.Pd dan seluruh kepala sekolah di wilayah gugus 6.  Sebagai tuan rumah, kepala SMA Nusantara Unggul Jamal Fauzi, mendampingi ketua gugus dan kabid pada acara yang dibuka langsung oleh kabid pada pukul 09.00 WIB.

Dalam pertemuan yang bertempat di ruangan Auditorium lantai 2 Pondok Modern Daarul Hikmah,  langsung dilakukan pemeriksaan berkas yang akan dilaporkan beserta lampiran-lampiran kwitansi yang harus disisipkan pada lembar pembelanjaan, sangat detail dan teliti pemeriksaannya sampai-sampai ada salah satu bendahara yang belum melengkapi, dan harus dilengkapi hari itu juga. Hal ini bertujuan agar akuntabilitas pada keuangan negara bisa tercapai dengan baik, demikian pesan kabid disela-sela memeriksa berkas. (uj)

Silaturahmi Wali Santri Kelas Akhir 2023

PMDH (Pekayon)–Ahad (17/12/2023) diadakan pertemuan yang sangat penting antara para wali santri Kelas 6 KMI (Kelas Akhir 2023) dengan Pimpinan Pondok. Pertemuan ini bertujuan untuk membangun kerjasama yang kuat antara orangtua atau wali santri dengan para guru dan kepala Sekolah terutama pimpinan pondok dalam mendidik anak-anak mereka.

Selepas pimpinan pondok memberikan sambutan sebagai pembuka, Acara selanjutnya dipimpin oleh wakil direktur KMI bidang SMA. Didampingi wali kelas 6, Kepala Sekolah SMA Nusantara Unggul memaparkan program kerja yang akan dilaksanakan pada semester genap. Mereka duduk bersama di Auditorium lantai 2 gedung Istiqlal yang nyaman, dengan suasana yang santai namun serius dalam membahas perkembangan akademis dan sosial-emosional anak-anak.

Wali
Silaturahmi Wali Santri Kelas Akhir 

Dalam paparannya, kepala sekolah menyampaikan rangkaian kegiatan yang wajib diikuti oleh santri kelas akhir, sebagai syarat kelulusan. Secara rinci program semester genap tersebut adalah :

  1. Tanggal 18-23 Desember 2023, Rangkaian Ujian Praktek (Janaiz, Manasik & Penyembelihan).
  2. Tanggal 1 Januari 2024
    – KBM Awal di Semester Genap
    – Pembukaan PSB
    – Pembukaan NIHAI, terdiri dari hafalan al-qur’an, hafalan doa,
    KTI, dan praktek ibadah.
  3. Bulan Februari Rencana Rihlah Tarbawiyah
  4. Tanggal 22 Maret-30 April Rangkaian pasaran kitab kuning
  5. Tanggal 10/11 April 2024 Perkiraan idul fitri
  6. Tanggal 22 April 2024 Perkiraan Ujian Satuan Pendidikan (USP) dan Ujian Kepondokan
  7. Tanggal 27/28 April 2024 Perkiraan Wisuda Santri kelas akhir.

Para wali murid dan guru-guru terlihat saling berinteraksi, berdiskusi, dan saling bertukar pandangan mengenai pendidikan anak-anak. Mereka membahas berbagai isu terkini, termasuk kemajuan belajar, tugas-tugas, prestasi, serta keinginan melanjutkan ke perguruan tinggi.

Tidak hanya itu, pertemuan ini juga menjadi kesempatan baik bagi pihak sekolah untuk memperkenalkan program-program baru yang dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan melibatkan aktif partisipasi orangtua dalam proses pembelajaran.

Ada yang paling menarik dalam diskusi yang melbatkan orang tua santri dengan pimpinan. Program dimaksud antara lain, kelanjutan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan kegiatan akhir tahun pelajaran (rihlah tarbawiyah). Diskusi alot terjadi saat pemilihan tempat rihlah yang dituju, ada yang mengarahkan keliling wali songo, ada pula yang menginginkan cukup wisata saja dengan pertimbangan waktu pelaksanaan dan biaya.

Walau diskusinya cukup alot, namun akhirnya wali santri dan pihak sekolah menyepakati kegiatan Rihah tarbawiyah tahun 2024 akan dilaksanakan bulan Februari ke Dieng Gunung Bromo Jawa timur, namun jangan melewatkan ziarah kepada wali yang sekiranya dekat dengan wilayah tersebut.

Kegiatan ini menunjukkan komitmen bersama antara pihak pondok dan orangtua dalam membentuk lingkungan pendidikan yang mendukung dan memaksimalkan potensi setiap santri. Dengan adanya pertemuan rutin seperti ini, diharapkan hubungan yang baik antara wali santri dan pimpinan pondok dapat terus terjaga, sehingga anak-anak dapat tumbuh dan berkembang dengan baik di pondok modern Daarul Hikmah. [uj]

Ujian Syafahi, Unik Dan Menegangkan Bagi Santri

PMDH Onlien–Pelaksanaan Ujian Syafahi (lisan) Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2023/2024 berlangsung dengan lancar dan tertib selama kurang lebih satu pekan. Santri telah berhasil menyelesaikan Ujian Syafahi dengan baik. Ini merupakan hasil dari kerja keras santri dan pengawasan yang ketat dari para pengajar Pondok Modern Daarul Hikmah.

Ujian merupakan bagian penting dalam proses belajar-mengajar dan menentukan kualitas hasil pendidikan santri. Konsep Ujian Syafahi memastikan bahwa santri memahami dan memiliki kemampuan dalam bidang ilmu yang diajarkan.

Sebagai hasil dari pelaksanaan Ujian yang berjalan dengan lancar dan tertib, santri dapat memperoleh evaluasi yang akurat dan objektif dari hasil belajar mereka. Ini akan membantu santri untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan mereka dalam belajar dan membantu mereka untuk memperbaiki diri dalam proses belajar selanjutnya.

Pelaksanaan Ujian Syafahi adalah tanda bahwa PMDH memiliki sistem pendidikan yang baik dan memastikan bahwa santri memperoleh hasil pendidikan yang berkualitas. Inisiatif ini dapat terus berlanjut dan membantu lebih banyak santri dalam memperoleh pendidikan yang baik.

Ujian Syafahi (lisan) adalah salah satu jenis ujian yang sangat unik dan memiliki tingkat kesulitan yang cukup tinggi. Karena ujian ini santri diharuskan menjawab pertanyaan secara langsung melalui “Interview”  dan tidak memperbolehkan nyontek. Ini membuat ujian ini menjadi sangat menegangkan bagi santri yang mengikutinya.

Ujian Syafahi sangat menuntut persiapan yang penuh dari santri. Mereka harus memastikan bahwa mereka harus memahami materi yang telah diajarkan selama satu semester dan bisa menjawab pertanyaan dengan lancar dan benar. Jika santri tidak mempersiapkan diri dengan baik, mereka akan kesulitan menjawab pertanyaan dan akan sangat sulit untuk mencapai hasil yang baik.

Dulu Ujian syafahi di Pondok Modern Daarul Hikmah terdiri dari tiga kelompok materi, yaitu Bahasa Arab, Fikih dan Bahasa Inggris. Namun di tahun pelajaran 2023/2024 ini ditambah dengan kelompok Tahfiz.

Sehingga santri akan diketahui seberapa jauh perkembangan pembelajaran pada empat materi tersebut setelah menyelesaikan pembelajaran satu semester.

Setelah menyelesaikan ujian syafahi selama kurang lebih satu pekan, selanjutnya para santri akan menghadapi ujian Tahriri (tulis). Ujian tulis ini sama dengan ujian tulis pada umumnya, namun mata pelajaran yang akan diujikan bukan hanya pelajaran umum saja, melainkan pelajaran kitabpun akan diujikan.  sampai berita ini diturunkan, pelaksanaan ujian tulis masih berlanjut. [uj]

Adab diatas Ilmu

Santri PMDH

Oleh : UJe

Kisah perjuangan para ulama dalam menuntut ilmu memang
dahsyat, ajaib. Membuat kita bergeleng-geleng kepala keheranan. Jika tidak termaktub di kitab-kitab yang otentik, mungkin akan banyak orang yang tidak percaya.

Imam Malik rahimahullah mengorbankan apapun yang dimilikinya
untuk biaya belajar. Bahkan sebagaimana dituturkan Ibn al-Qasim; salah satu muridnya, Imam Malik pernah hingga menjual atap rumahnya. Karena sudah tidak ada lagi yang bisa dijual.

Dalam Târîkh Baghdâd diceritakan bahwa Tsa’lab rahimahullah
belajar Nahwu dan Bahasa Arab dari Ibrahim al-Harbiy selama lima
puluh tahun. Ajaibnya dalam kurun waktu panjang tersebut, beliau
tidak pernah absen walaupun hanya sekali!

Dan masih banyak lagi para ulama yang belajardengan sungguh-sungguh sampai mengorbankan jiwa raga serta hartanya untuk menuntut ilmu.

Secara fisik mungkin terasa sakit. Namun penderitaan fisik itu
terkalahkan dengan perasaan nikmat dalam hati. Ya, mereka menikmati proses tersebut. Sehingga penderitaan fisikpun terabaikan.

Para ulama telah mencintai ilmu sepenuh hati. Sehingga apapun
mereka korbankan untuk meraihnya. Mereka menyadari betul betapa berharganya ilmu. Sehingga seluruh umur dan tenaga serta harta,  mereka manfaatkan untuk mengejar ilmu.

Inilah yang belum dimiliki oleh kebanyakan kita. Mencintai,
memuliakan dan menghormati ilmu.

Akibatnya belajar agama dijadikan sebagai beban berat yang
menjemukan. Merasa lebih nyaman bermain bola, dibandingkan duduk menghapal al-Qur’an. Lebih suka bermain HP, dibanding menghadiri pengajian. Membaca komik dan buku cerita berjam-jam tahan, namun membaca baru beberapa halaman al-Qur’an sudah terasa bosan.

Dari sini kita bisa memahami, mengapa para ulama dahulu
mengarahkan murid-muridnya untuk belajar adab terlebih dulu,
sebelum belajar ilmu. Sebab yang perlu dipersiapkan pertama kali
adalah hati kita.

Oleh : Jamal Fauzi
Wakil Direktur KMI – Kepsek SMA Nusantara Unggul
dinukil dari kitab Khulasah Ta’zhim Ilmi